Analisa kebutuhan material merupakan salah salah satu kegiatan yang
penting dalam proyek konstruksi. Sebab kebutuhan material untuk proyek
konstruksi mencakup 40-60% dan total biaya yang dikeluarkan
Salah satu metode estimasi yang sering digunakan di Indonesia adalah
analisa BOW. Metode tersebut perlu diperbandingkan dengan analisa proyek
konstruksi pada masa sekarang dan jumlah pembelian material di lapangan. Studi
kasus yang digunakan adalah bangunan ruko 3 lantai dengan struktur beton di
Surabaya.
Pada kenyataannya pada beberapa material dan kebutuhan material yang
dihitung berdasarkan koefisien analisa BOW dan analisa proyek ditemukan
adanya efisiensi dalam pembelian material -material tersebut seperti kayu (54%),
semen (1%) dan besi (8%) hal ini menandakan material yang digunakan lebih
kecil daripada hasil estimasi kebutuhan material dan yang lainnya menunjukkan
surplus seperti pasir (5%), kerikil (48%), dan batu bata (21,17%). Kenyataan ini
berguna dalam menetapkan koefisien material yang lebih sesuai bagi kontraktor
maupun owner.
Author
(21496079) ADRIANUS PRATAMA
(21496100) RUDDY TEGUH WIBOWO
Contributor
(82-015) Indriani Santoso
(79-005) Herry Pintardi Chandra
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2002
Subject
1. BUILDING-ESTIMATES
Keyword
construction project, material need, estimation method
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 1233/SIP/2002; Adrianus Pratama (21496079); Ruddy Teguh Wibowo (21496100)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made