Tugas akhir ini membahas perbandingan antara straight line dengan U-line berdasarkan efisiensi lintasan dan jumlah stasiun kerja. Perbandingan dilakukan pada tiga kasus, yaitu Knalpot Suzuki Carry Extra, Meja Setrika Setelan, dan Kemeja. Pemodelan straight line dan U-line balancing dilakukan dengan menggunakan mixed integer programming. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan waktu siklus terlama, dapat disimpulkan bahwa jumlah stasiun kerja U-line balancing lebih rendah sehingga menghasilkan efiensi lebih baik. Jumlah stasiun kerja pada U-line balancing yang sedikit dikarenakan fleksibilitas penempatan elemen kerja pada satu stasiun kerja. Pada studi kasus yang diteliti, selisih jumlah stasiun kerjanya berkisar 1-2 dan selisih efisiensi lintasannya berkisar 8%-18.3%.
Author
(25405110) AGUSTINA SETIONO
Contributor
(93-010) I Nyoman Sutapa
(02-031) Herri Christian Palit
(98-057) Tanti Octavia
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2009
Subject
1. EFFICIENCY, INDUSTRIAL
Keyword
line balancing, straight line balancing, u-line balancing
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Industri S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.01011343/IND/2009; Agustina Setiono (25405110)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made