Selama ini pengukuran produktivitas financial intermediary perusahaan asuransi jarang dilakukan, sehingga sulit mengetahui perusahaan yang produktif dalam mengolah investasi. Dalam pengukuran produktivitas diperlukan benchmarking agar suatu perusahaan mengetahui posisinya dibandingkan perusahaan lainnya. Selain itu perusahaan asuransi perlu mengetahui trend produktivitasnya, yang berguna sebagai informasi dalam melakukan tindakan preventive dimasa yang akan datang. Pengukuran produktivitas perusahaan asuransi dapat dilakukan dengan membandingan output (total investasi) dan input (total equity, cadangan teknis, net premium). Pengolahan data dilakukan dengan DEA CCR (Charnes, Cooper, dan Rhodes) dan DEA BCC (Banker, Charnes, dan Cooper). Hasil perhitungan produktivitas adalah mengetahui perusahaan yang produktif dan yang tidak produktif. Perusahaan yang tidak produktif akan dihitung nilai input dan output yang baru agar menjadi produktif. Hasil pengukuran produktivitas membuktikan bahwa nilai produktivitas dari DEA BCC lebih besar dibandingkan nilai produktivitas dari DEA CCR.
Author
(25405079) MO CENDRA HANDAYANI
Contributor
(94-032) Siana Halim
(93-010) I Nyoman Sutapa
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2009
Subject
1. CORPORATIONS-FINANCE
Keyword
financial intermediary, dea, ccr, dea bcc
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Industri S1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No.01011360/IND/2009; Mo Cendra Handayani (25405079)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made