Film "Opera Jawa" merupakan film dengan gaya bahasa yang unik yaitu
dengan menggabungkan unsur opera ke dalam film. Bercerita mengenai
kehidupan suami istri Setyo dan Siti yang harus menghadapi ujian dalam rumah
tangga dengan dilatar-belakangi budaya Jawa. Berdasarkan hal tersebut, rumusan
masalah yang ingin dijawab dalam penelitian ini bagaimana representasi patriarki
dalam film "Opera Jawa". Metode yang digunakan adalah metode semiotika
khususnya kode-kode televisi John Fiske.
Teori yang digunakan untuk menganalisa film adalah milik Kamla
Bhasin yang terdiri dari aspek Daya Produktif dan Tenaga Kerja Perempuan,
aspek Reproduksi Perempuan, aspek Kontrol Atas Seksualitas Perempuan, aspek
Pembatasan Gerak Perempuan, aspek Harta Milik dan Sumber Daya Ekonomi
Lainnya. Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa dalam proses
encodingnya yang menghasilkan sebuah teks film, faktor-faktor eksternal di luar
maksud pembuat film dapat berperan dalam membentuk muatan ideologis. Lalu,
kesimpulan dalam penelitian ini adalah pada akhirnya, ditemukan bahwa film
dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan berupa representasi atas realita
sosial yaitu kuasa laki-laki yang mendominasi perempuan yang disebut patriarki
dalam bentuk ke empat aspek patriarki tersebut.
Author
(51404064) ALEXANDRA ADYTA
Contributor
(88-011) Ester Harijanti Kuntjara
(03-028) Grace Swestin
(68058) SOETOJO DARSOSENTONO
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2009
Subject
1. MASS MEDIA
2. MOTION PICTURE
3. COMMUNICATION
Keyword
representation, semiotic, patriarch
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Ilmu Komunikasi)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 20010441/KOM/2009; Alexandra Adyta (51404064)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made