Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui permeabilitas tanah
ekspansif yang telah distabilisasi. Tanah ekspansif yang digunakan dalam
penelitian diambil dari kawasan Surabaya Barat (Graha Family). Material yang
digunakan untuk stabilisasi yaitu kapur, abu sekam, fly ash, dan semen. Pengujian
laboratorium yang dilakukan adalah karakteristik tanah asli, tes permeabilitas, dan
tes permeabilitas setelah wetting-drying test.
Hasil studi pada makalah ini menunjukkan bahwa nilai koefisien
permeabilitas tanah mengalami penurunan setelah distabilisasi, tetapi mengalami
peningkatan yang amat besar setelah dilakukan tes weiting-drying. Fly ash
merupakan material yang paling baik untuk menurunkan nilai koefisien
permeabilitas tanah dibandingkan dengan kapur, abu sekam, ataupun semen.
Author
(21497078) ERWIN WIBISONO
(21496070) DENDY ARIESONA
Contributor
(78-008) Sugie Prawono
(86-005) Gogot Setyo Budi
Publisher
Universitas Kristen Petra
Year : 2003
Subject
1. SOIL MECHANICS
2. SOIL STABILIZATION
Keyword
fly ash, wetting drying test
Category
s1 - Skripsi/Undergraduate Thesis (Program Studi Teknik Sipil S-1)
Language
Indonesian
Rights
Skripsi No. 1289/SIP/2003; Dendy Ariesona (21496070), Erwin Wibisono (21497078)
The resource(s) is/are owned by the Creator/Contributor.Reproduction & distribution for non-commercial purposes is permitted provided that the credit for the Creator/Contributor and the source are explicitly stated,and no alteration are made