Arsitektur spons vertikal: sentra air publik dan laboratorium sebagai resiliensi terhadap banjir di Surabaya
Banjir dan limpasan air hujan merupakan ancaman signifikan bagi kawasan padat perkotaan. Infrastruktur drainase kota yang ada sering kali tidak mampu menampung debit air ekstrem, sehingga menuntut adanya inovasi desain arsitektur yang adaptif. Tesis desain ini mengajukan konsep Arsitektur Spons Vertikal melalui perancangan Sistem Pertanian Adaptif dan Laboratorium. Proyek ini mentransformasi tipologi bangunan dari bangunan pasif menjadi infrastruktur aktif penyerap air. Sebagai menara pertanian campuran, bangunan ini mengintegrasikan tiga strategi utama resiliensi air, yaitu berupa taman retensi, fasad hidrogel secara aktif menyerap air hujan pada facade, serta menciptakan siklus air tertutup di mana air yang ditangkap didistribusikan secara terukur untuk menyuplai sistem pertanian perkotaan di berbagai tingkat lantai bangunan. Melalui pendekatan desain ini, bangunan tidak hanya memitigasi risiko banjir secara mandiri, tetapi juga mengubah air hujan menjadi sumber daya yang mendukung keberlanjutan ekosistem internal serta ketahanan pangan perkotaan.